Visi dan Misi LPPM IAIN Kendari

Dalam upayanya untuk melaksanakan pengembangan program, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Kendari selalu memperhatikan berbagai acuan yang telah dirumuskan dalam skala lokal, nasional, maupun regional yang telah dikemas dalam bentuk Renstra IAIN Kendari sampai lima tahun ke depan. Renstra tersebut merupakan acuan bertindak semua unit kerja di IAIN kendari, termasuk LPPM.
Pengembangan Lembaga penelitian dan pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Kendari diorientasikan pada peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian masyarakat. Oleh sebab itu, maka visi LPPM IAIN kendari adalah:

Menjadi Lembaga Peneltian dan Pengabdian PTAIN Terdepan di Kawasan Timur, Maju, Kompetitif, dan Mandiri

Adapun misi yang diemban berkenaan dengan upaya pengembangan LPPM IAIN adalah sebagai berikut:

  1. Membentuk insan akademis yang memiliki komitmen dan tanggung jawab keilmuan;
  2. Menyiapkan akademisi peneliti yang kreatif, inovatif, kompetitif, dan produktif;
  3. Menyiapkan akademis religius yang memiliki keluasan ilmu, profesional, dan tanggung jawab sosial;
  4. Menyiapkan akademisi yang memiliki komitmen dan kemampuan berinteraksi dan beradaptasi terhadap pemberdayaan masyarakat.

Berangkat dari visi dan misi tersebut maka tujuan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Kendari adalah:

  1. Menciptaan suasana kondusif dan dialogis bagi civitas akademika;
  2. Menghidupkan budaya meneliti bagi para civitas akademika;
  3. Menanamkan kesadaran dan tangggung-jawab civitas akademika dalam pengabdian kepada masyarakat;
  4. Mendorong peningkatan kuantitas dan kualitas civitas akademika terhadap pemberdayaan masyarakat;
  5. Memberikan kontribusi signifikan pada pengembangan kelembagaan, keilmuan, dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan IAIN Kendari.

Upaya pengembangan tersebut memerlukan dukungan sumber daya Dosen yang memiliki kemampuan dan kualitas di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang handal, semangat penelitian dan pengabdian yang tinggi, struktur organisasi kelembagaan yang dinamis dan kokoh, sarana dan prasarana penelitian yang memadai, serta kerja sama yang baik dan saling menguntungkan dengan berbagai pihak. Untuk itu diperlukan strategi dan implementasi yang terencana, sistematis, dan berkesinambungan.