Rumah Jurnal IAIN Kendari menginisiasi berdirinya aliansi perjurnalan di Sulawesi Tenggara

Dibawah koordinasi Rumah Jurnal, IAIN Kendari mengadakan kegiatan Workshop Pengelolaan Open Journal System yang dilaksanakan pada tanggal 12 Agustus di Same Hotel. Sebanyak 45 pengelola jurnal di hampir semua kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara hadir sebagai peserta. Para pengelola jurnal berasal dari perguruan tinggi maupun lembaga yang berasal dari Kabupaten Muna, Kabupaten Buton, Kabupaten Kolaka, dan Kota Kendari. Kegiatan yang diinisasi Rumah Jurnal IAIN Kendari ini menghadirkan narasumber Rektor IAIN Kendari, Dr. H. Nur Alim, M. Pd. dan narasumber dari Relawan Jurnal Indonesia Pusat, Busro, M.Ag. Dalam paparanya, Rektor IAIN Kendari menjelaskan bahwa “pengelola publikasi ilmiah adalah legalitas akademikuntuk melihat keilmuan para dosen, oleh sebab itu kegiatan workshop ini sangat penting dan strategis dalam rangka menjembatani kepentingan tersebut”. Ditambahkan pula oleh Nur Alim bahwa ada tiga hal yang menjadi kendala kurangnya pertama, publikasi ilmiah, yaitu lebih dominanya budaya oral daripada budaya tulis; kedua, keterbatasan akses dan kesempatan publiksi; ketiga, kurangnya motivasi, kompetensi, dan kemauan dari penulis.” “Kegiatan ini imbuhnya sangat signifikan hadir untuk mencoba menyelesaikan satu persatu tiga permasalahan tersebut.

Berbagai materi penting tentang seluk beluk jurnal elektronik didapatkan peserta dari narasumber yang dengan sabar melayani pertanyaan dan permasalahan dari para peserta, mulai dari standar akreditasi jurnal ilmiah, setup OJS, sirkulasi OJS, hingga tips bagaimana menjaring artikel dan reviewer secara cepat dan mudah. Para peserta juga dipersilahkan untuk mengemukakan masalah dalam mngelola jurnal dan ditunjukan cara penyelesaiannya secara praktek. Cara penyajian materi yang santai, menggunakan bentuk coaching serta pemecahan masalah dengan praktek langsung menyebabkan para peserta terus bersemangat hingga sore hari.

Workhop yang dilakukan selama satu hari penuh ini juga dirangkaikan dengan pembentukan kepengurusan Relawan Jurnal Indonesia Koordinator Daerah Sulawesi tenggara yang menghimpun para pengelola jurnal di Sulawesi Tenggara dalam satu wadah. “Sudah banyak dan terus bertumbuh jumlah jurnal di Sulawesi Tenggara, tetapi belum ada satupun yang menghimpun para pengelola jurnal dalam satu aliansi perjurnalan, akibatnya masing-masing jurnal berdiri dan berkembang secara sendiri-sendiri.” Demikian penjelasan yang diberikan Asliah Zainal, ketua panitia sekaligus sekretaris Rumah Jurnal IAIN Kendari.  Ditambahkan pula bahwa dengan membentuk perhimpunan perjurnalan akan lebih memudahkan para pengelola untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalam dalam mengelola jurnal, terlebih-lebih lagi dalam persoalan tukar menukar penulis, editor, dan reviewer. Diharapkan kegiatan workshop dan dikuatkan oleh pembentukan Korda Sultra, maka para pengelola akan maju dan berkembang bersama. Dalam kegiatan ini juga disepakati tindak lanjut dari kegiatan workshop para masa mendatang. Salah satu diantaranya adalah pendampingan jurnal dan yang akan menjadi tuan rumah adalah Universitas Haluoleo. Tak mau ketinggalan, pengelola jurnal dari STIP Wuna juga menwarkan diri untuk menjadi tuan rumah pada kegiatan pendampingan jurnal berikutnya. Kegiatan ini ditutup dengan terbentuknya pengurus Relawan Jurnal Indonesia Koordinator Daerah Sulawesi Tenggara yang diketuai oleh Asliah Zainal dengan anggota pengurus dari perwakilan pengelola jurnal masing-masing institusi dan wilayah. Para pengurus diharapkan menjadi vocal point bagi pertumbuhan dan perkembangan jurnal minimal di lembaga dan wilayah masing-masing.(Admin RJ)