LPPM IAIN Kendari Adakan Monitoring Pengusulan Proposal BOPTN Penelitian

Bertempat di auditorium perpustakaan IAIN Kendari, LPPM melakukan Monitoring dan Evaluasi Pengusulan Proposal BOPTN Penelitian Tahun 2018. Kegiatan tersebut diikuti oleh para Dosen IAIN Kendari, baik yang mengusulkan proposal penelitian tahun 2018 maupun yang belum. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilakukan Pusat Penelitian dan Penerbitan LPPM IAIN Kendari. Kepala Pusat Penelitian dan Penerbitan LPPM, Dr. Asliah Zainal, M.A. dalam kesempatan tersebut menuturkan, “Pertemuan ini penting dalam rangka melaporkan secara terbuka capaian-capaian progres penelitian yang sudah dilakukan para Dosen peneliti tahun anggaran 2018, terutama temuan sementara yang sudah diperoleh serta kendala penelitian yang dihadapi.” Lebih lanjut beliau menambahkan bahwa agenda ini sekaligus menjadi momentum untuk memotivasi para Dosen agar segera merampungkan laporan penelitian sesuai dengan timeline dan juknis yang ada.

Suasana berlangsungnya kegiatan di Aula Mini IAIN Kendari

Agenda yang diinisiasi Pusat Penelitian dan Penerbitan LPPM ini dirangkaikan pula dengan sosialisasi dan simulasi pengusulan proposal penelitian tahun 2019. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua LPPM, Dr. Muhammad Alifuddin, M. Ag. yang menjelaskan kebijakan-kebijakan terkait pengusulan proposal penelitian tahun 2019. Dalam keterangannya, beliau menyampaikan bahwa sistem litapdimas merupakan hal yang baru dalam pengusulan proposal penelitian dan kita harus terus mengupdate informasi tersebut. “Oleh karena itu”, terang beliau, “diharapkan kepada para Dosen untuk menyesuaikan pengusulan proposal dengan ketentuan yang sudah ditetapkan oleh Pusat dan LPPM”. Pada kesempatan ini, para Dosen mendapatkan informasi tentang kluster penelitian yang bisa diusulkan untuk anggaran lokal IAIN Kendari beserta range dana yang dapat diusulkan, persyaratan pengusulan penelitian, tagihan outcome yang diminta oleh masing-masing kluster penelitian. “Kita berharap bahwa dana penelitian tahun 2019, tidak akan berkurang, minimal sama dengan tahun ini”, pungkasnya. Demikian penjelasan Ketua LPPM, Dr. Muhammad Alifuddin, M.Ag. di penghujung kegiatan.

Pada akhir pertemuan, dilakukan pula simulasi pengusulan proposal di sistem litapdimas, mengingat pengalaman tahun sebelumnya banyak para Dosen yang masih belum familiar dan memahami dengan baik langkah-langkah pengusulan secara online, terutama jika mereka mengalami kendala teknis terkait sistem tersebut.

Sejak tahun 2018, pengusulan proposal BOPTN penelitian baik bersumber dari anggaran pusat (Diktis) maupun lokal (PTKIN) diusulkan secara online melalui laman litapdimas.kemenag.go.id. Sistem ini merupakan sistem baru dengan tujuan transparansi dan akuntabilitas proses, perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan serta monitoring penelitian baik oleh pusat maupun lembaga lain yang berkepentingan. Oleh karena merupakan hal baru, maka para Dosen ditingkat PTKIN berupaya merespon dan menyesuaikan mekanisme pengusulan proposalnya sesuai dengan sistem online ini. (AZ/Admin)