Peserta KKN Riset Aksi IAIN Kendari Tahun 2019 Menerima Materi Pembekalan

Program KKN yang dilaksanakan oleh LP2M IAIN Kendari tahun ini tidak hanya mengambil satu lokasi saja. Selain di Kabupaten Konawe dengan tema KKN Tematik Angkatan V, kegiatan KKN juga dilaksanakan di Kabupaten Wakatobi dengan tema “KKN RISET AKSI” bekerjasama dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan Kementerian Agama RI. KKN ini terbilang istimewa karena program ini sejatinya merupakan program pengabdian berskala nasional.

Para Pejabat IAIN Kendari dan Pihak PUSLITBANG Kemenag RI bersama para peserta KKN Riset Aksi Tahun 2019

Peserta KKN RISET AKSI ini sejatinya diperuntukkan untuk pengabdian berbasis Perguruan Tinggi untuk daerah 3T (Tertinggal, Terluar dan Terdalam). Pembekalan peserta KKN ini pun digelar tidak begitu lama setelah pembekalan KKN Tematik Angkatan V tahun 2019 yang rencananya ditempatkan di Kabupaten Konawe. IAIN Kendari yang menjadi penyelenggara di bawah koordinasi PUSLITBANG Kementerian Agama RI tentunya tidak menyi-nyiakan kesempatan yang diberikan. Sebanyak sepuluh mahasiswa-mahasiswi akan diterjunkan ke lokasi KKN dengan fokus program yang menyasar program kesejahteraan rakyat lewat pendidikan dasar menengah. Selain melakukan pengabdian kepada masyarakat, para peserta KKN akan mengumpulkan data di lapangan berkaitan dengan program yang telah dibekalkan. Harapannya, KKN berbasis Riset Aksi ini akan melahirkan produk yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.

Peserta KKN menerima materi pembekalan.

Dalam acara pembekalan yang dilaksanakan pada tanggal 16 Juli 2019 di ruang rapat LP2M IAIN Kendari, para peserta diberikan penjelasan lebih lanjut mengenai program yang akan mereka bawakan beserta hal-hal teknis menyangkut kesuksesan program tersebut. Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Husain Insawan, M.Ag. dan Wakil Rektor Bidang Administrasi Keuangan, Dr. Batmang. M.Pd. didampingi oleh Kepala Biro AUAK, Dr. H. Nanang Fatchurrochman, M.Pd. dan Ketua LP2M, Dr. Abdul Kadir, M.Pd. mengikuti secara langsung pengarahan yang diberikan oleh Tim dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Kementerian Agama RI kepada para peserta.

Peserta KKN Riset Aksi ini diikuti oleh mahasiswa-mahasiswi berbakat dari berbagai Program Studi yang ada di IAIN Kendari. Mereka berjumlah 10 (sepuluh) orang secara keseluruhan. Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) mengirimkan tiga mahasiswa(i)nya: Ifa Rahmiati Azahra, Cahya Rani Astria Ningsih, dan Rizki Wahyuni. Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) diwakili oleh Maulvi Hasbi Ashshiddiqi.Prodi Pendidikan Matematika mengutus Fikran Taslim dan La Ode Sarlin.Prodi Pendidikan Biologi juga diwakili tiga mahasiswa(i): Sitti Kamaria, La Ode Fitradiansyah, dan La Ode Hendra Hayat. Sedangkan dari Prodi Ekonomi Syariah diwakili oleh Fadiyah Aulinnisa.

Menurut penuturan Ketua LP2M, Dr. Abdul Kadir, M.Pd., kegiatan KKN skala nasional dengan tema Riset Aksi merupakan bentuk perhatian khusus Perguruan Tinggi terhadap daerah terluar yang selama ini lepas dari jangkauan. “Ada banyak hal yang dapat diberikan untuk menjangkau saudara-saudari kita di daerah terluar, salah satunya lewat pendekatan pendidikan. Perhatian ini juga ditujukan untuk menjaga integritas kebangsaan dari mereka yang tinggal di daerah sasaran,” ungkap beliau.