PSGA Gelar FGD Penyusunan Modul Islamic Parenting Education Berperspektif Gender

Kesadaran untuk meningkatkan kualitas masyarakat Islami dimulai dari lingkungan rumah tangga. Konsep ini yang kemudian menjadi titik berangkat LPPM IAIN Kendari melaksanakan salah satu fungsi kontributif lembaga perguruan tinggi terhadap peradaban bangsa. Lewat kegiatan Focus Group Discussion yang membahas secara komprehensif Penyusunan Modul Islamic Parenting Education Berperspektif Gender, Pusat Studi Gender dan Anak LPPM IAIN Kendari berupaya membuat panduan dalam bentuk modul yang bisa digunakan oleh keluarga dalam menerapkan konsep Islamic Parenting dengan perspektif gender. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Pascasarjana IAIN Kendari hari ini, Sabtu, 3 Agustus 2019.

Para peserta kegiatan FGD di Aula Pascasarjana IAIN Kendari

Kegiatan ini dipandu langsung oleh pakar Islamic Parenting dan Kajian Gender, Prof. Dr. Aisyah Kara, MA., Ph.D. dan dihadiri langsung oleh Ketua Senat IAIN Kendari, Prof. Dr. Zulkifli Musthan, M.Si.,M.Pd. didampingi oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Husain Insawan, M.Ag. Dalam sambutannya, Warek I IAIN Kendari menegaskan peran perguruan tinggi dalam bidang pendidikan melalui pendampingan kepada masyarakat. Menurut beliau, keluarga Islamy hanya dapat diwujudkan jika para orang tua paham betul konsep mendidik yang sesuai dengan ajaran Islam. Oleh karenanya, kegiatan ini patut mendapat porsi pada kajian akademik di perguruan tinggi.

Warek I IAIN Kendari, Dr. Husain Insawan, M.Ag. saat memberikan sambutan.

Senada dengan hal tersebut, Ketua LP2M IAIN Kendari, Dr. Abdul Kadir, M.Pd., menegaskan bahwa arah kajian pegabdian masyarakat yang digawangi oleh LP2M menyasar produk tepat guna. Dalam artian bahwa kajian yang dilakukan harus menghasilkan produk yang langsung bisa menjadi panduan yang dapat diterapkan oleh target kajian yaitu masyarakat. Beliau memberi apresiasi secara khusus kepada Ketua Pusat Studi Gender dan Anak, Ibu Aisyah Mu’min, S.Ag.,M.Pd. yang sudah mengupayakan kegiatan FGD ini diwujudkan sesuai dengan konteks kebutuhan masyarakat luas secara khusus masyarakat Sulawesi Tenggara.

Ketua LP2M IAIN Kendari, Dr. Abdul Kadir, M.Pd. memberikan sambutan dalam kegiatan FGD Penyusunan Modul Islamic Parenting

Prof. Dr. Aisyah Kara, MA.,Ph.D. menjelaskan paradigma mendidik generasi lewat dua sudut pandang yaitu melalui pemahaman Struktur Keluarga dan Antisipasi Perubahan Sosial. Beliau memberikan penjelasan mendetail mengenai proses dan kondisi tumbuh kembang anak yang menjadi patokan porsi dan materi pendidikan yang diberikan. Hal ini beliau paparkan lebih jauh dari paradigma pendidikan Islam dengan menyebutkan hak-hak anak yang termaktub di dalam Al-Quran dan Sunnah Rasulullah SAW. Pola Islamic Parenting yang dikemukakan Prof Aisyah ini dirangkum dalam terminologi Asah, Asih, dan Asuh pada anak. Terminologi tersebut kemudian dibahas aspek optimalisasi dan tantangan yang akan dihadapi oleh setiap keluarga ke depannya.

Selanjutnya, Ketua Senat IAIN Kendari, Prof. Dr. Zulkifli Musthan, M.Si.,M.Pd. Pada kesempatan tersebut juga turut memberikan materi kepada para peserta. Beliau memaparkan strategi mendidik secara khusus dalam moda responsif gender. Beliau menjelaskan bahwa strategi ini secara dinamis bisa diadopsi oleh lembaga-lembaga pendidikan anak usia dini hingga pendidikan dasar. Sebab dua institusi pendidikan awal tersebut sangat berpengaruh dalam membentuk karakter perilaku tumbuh kembang anak selain lingkungan keluarga di rumah. Menurut beliau, tenaga pendidik harus mampu menanamkan sikap dan perilaku sadar gender melalui pendekatan persuasif sejak awal. Sebab fenomena sosial yang berbanding terbalik dari apa yang dipelajari anak-anak di sekolah bisa saja memicu paradigm shock bagi mereka. Dampaknya, anak-anak akan mudah ikut arus dan haus akan pengakuan publik ketimbang unjuk jati diri masing-masing.

Kegiatan yang diikuti oleh segenap civitas academica IAIN Kendari baik dari kalangan Dosen, Staf, hingga mahasiswa(i) berlangsung dengan penuh antusiasme. Materi yang disampaikan oleh masing-masing pemateri mengundang diskusi intens antara peserta kegiatan dengan pemateri. Salut dengan antusiasme tersebut, Ketua LP2M IAIN Kendari, Dr. Abdul Kadir, M.Pd. berjanji akan terus menghadirkan kegiatan-kegiatan positif serupa di masa yang akan datang.