Kaji Fitrah Manusia Dalam Perspektif Tasawuf dan Ushul Fiqih, Drakor Episode Penutup Ramadhan Tayang Live Dari Tiga Negara

Ramadhan tahun ini menawarkan pengalaman berbeda kepada kaum Muslimin dan Muslimat di seluruh dunia. Wabah yang disebabkan oleh Covid-19 yang menjelma menjadi pandemi global bahkan mengubah secara drastis beragam sendi-sendi yang selama ini memandu interaksi sosial bermasyarakat demikian pula dalam melaksanakan ibadah. Yang paling mengundang polemik adalah rutinitas ibadah di rumah dan ditutupnya rumah ibadah untuk dikunjungi.

Para penyimak Drakor Episode Penutup Ramadhan 1441 H

Bertalian dengan hal itu, perdebatan teologis menjadi tak terhindar dan menjadi isu yang selalu ramai diposting dan dikomentari di berbagai platform media sosial. Bahkan dengan langkah taktis yang ditempuh Pemerintah dalam penanganan wabah ini yang dinilai kontradiktif, kaum Muslim ditantang untuk kembali mengaji dan mengkaji ulang konsep-konsep yang selama ini dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Di antara topik bahasan yang muncul ke permukaan adalah konsep fitrah dalam Islam. Kekhusukan ibadah yang terusik oleh berbagai keterbatasan dan kebijakan pembatasan ekspresi ritual keagamaan akhirnya menyeret diskusi yang menimbang berbagai perspektif termasuk yang selama ini tidak pernah mendapat perhatian cukup dari umat Muslim. Menyambut kesempatan ini, LP2M mengangkat tajuk “Epistemologi Fitrah Dalam Perspektif Tasawuf dan Ushul Fiqih” pada Episode Penutup Drakor di Ramadhan tahun ini. Acara yang mulai tayang pada pukul 14.00 WITA ini menampilkan Dr. Abdul Rauf Muhammad Amin, Lc.,MA. yang merupakan Senior Assistant Professor & Dekan Fakulti Syariah Kolej Universiti Perguruan Ugama Seri Begawan [KUPU-SB], Brunei Darussalam dan Andi M. Ridwan Tahir, Lc.,MA. yang merupakan Syeikh Mursyid Tarekat Khalwatiyah Samman (Puang Labbang) yang saat ini sedang menyelesaikan program Doktoral di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir.

Ustadz Danial menjadi moderator pada Drakor Episode 6 ini.

Ketua LP2M, Dr. Abdul Kadir, M.Pd., dalam pengantar beliau terlebih dahulu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang selama ini berkontribusi secara aktif sehingga serial Daurah Ramadhan Korner (Drakor) yang diinisiasi oleh LP2M melalui Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat. Beliau pun menyapa para penyimak serial Drakor yang selalu setia mengikuti seluruh rangkaian acara hingga akhir. Mewakili jajaran pimpinan utama IAIN Kendari, beliau kembali menegaskan apresiasi kepada segala pihak yang membuat nama IAIN Kendari semakin dikenal oleh masyarakat melalui serial Drakor ini. Sehingga pada episode penutup serial di Ramadhan tahun ini secara spesial disajikan secara langsung dari tiga negara: Indonesia, Brunei Darussalam, dan Mesir.

Ketua LP2M, Dr. Abdul Kadir, M.Pd., memberi apresiasi ke berbagai pihak yang telah menyukseskan Serial Drakor Ramadhan tahun ini.

Ustadz Dr. Abdul Rauf yang menjadi penyaji materi pertama memulai penjelasan beliau dengan menjelaskan posisi fitah dalam metodologi hukum Islam. Beliau kemudian menjabarkan beberapa metodologi klasik hukum Islam melalui tayangan slide yang beliau tampilkan. Beliau melanjutkan bahasan dengan paparan bandingan terhadap metodologi klasik yang beliau ringkas ke dalam tiga aspek yaitu akal, realitas, dan wahyu. Dalam penjelasannya, beliau menegaskan bahwa tradisi yang lahir dari kedua metodologi yang disebutkan pada hakikatnya tidak dapat dimaknai sebagai sesuatu yang saling kontradiktif namun hanya menggunakan terminologi berbeda dalam menangkap fenomena.

Ustadz Abdul Rauf saat menjawab pertanyaan penyimak langsung dari Brunei Darussalam.

Pada bagian selanjutnya, beliau membahas mengenai mekanisme ijtihad yang mencakup fiqih maqaashid, fiqih waki’, dan fiqih nash. Setelah itu, beliau menjelaskan secara panjang lebar posisi fitrah dalam metodologi hukum Islam sekaligus beberapa pandangan Ulama mengenai karakter fitrah manusia termasuk di antaranya Ibnu Asyur dan Jamaluddin Athiyyah. Sehingga beliau menyebutkan simpulan yang diperoleh Ibnu Asyur bahwa terdapat beberapa maqaashid syari’ah baik umum maupun khusus yang basisnya adalah fitrah. Dalam kesempatan ini, beliau juga membahas tentang relasi fitrah dengan syariah, kategori fitrah, dan bagaimana mengembalikan manusia kepada fitrahnya.

Ustadz Andi Ridwan menyapa para penyimak langsung dari Mesir.

Bagian kedua dibawakan oleh Ustadz Andi M. Ridwan Tahir dengan menegaskan bahwa tasawuf memungkinkan kaum sufi untuk menimbang sesuatu secara dualisme yaitu baik lahir maupin batin. Lebih jauh, kaum sufi berorientasi pada aplikasi daripada teori dan mementingkan qurubaat ketimbang mengejar derajat. Selanjutnya beliau menjabarkan secara panjang lebar mengenai tiga terminologi fitrah dalam terminologi sufistik yang mencakup fitrah sebagai kesucian, fitrah sebagai sarana pendekatan diri kepada Allah SWT, dan fitrah sebagai puncak dari Tauhid.

Salah satu slide yang disampaikan oleh Ustadz Andi Ridwan.

Di bagian akhir, Kepala Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat, Dr. Abdul Gaffar, M.Th.I., juga meluangkan waktu untuk menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu terwujudnya dan lancarnya kegiatan Drakor ini mulai dari episode pra-Drakor hingga episode penutup di hari ini. Termasuk seluruh pemateri yang telah meluangkan waktunya, jajaran pimpinan LP2M, tim di dapur Drakor dan pihak rekanan, L-Paper. Tidak lupa pula beliau menyampaikan terima kasih kepada Rektor IAIN Kendari beserta jajaran Pimpinan Utama yang telah memberi dukungan maksimal terhadap suksesnya acara ini.

Kepala Pusat Pemgabdian kepada Masyarakat, Dr. Abdul Gaffar, M.Th.I., di penghujung acara Drakor episode 6.

Bagi yang tidak sempat menyaksikan Drakor Episode 6 ini secara langsung melalui aplikasi telekonferensi Zoom masih dapat menyaksikan rekaman dari tayangan tersebut melalui kanal Youtube LP2M IAIN Kendari di tautan berikut:

https://youtu.be/ps8Slc07CxE

Bagi peserta yang telah melakukan registrasi dan konfirmasi saat Live Streaming Drakor Episode 6 ingin mengunduh E-Sertifikat dapat mengecek pada tautan berikut:

https://drive.google.com/drive/folders/16tjh81KjmgPyIyvcZmCQggtY8Fhqsjwd?usp=sharing

Bagi yang tidak menemukan E-Sertifikat atas nama bersangkutan dan telah melakukan registrasi sebelumnya dapat menghubungi panitia melalui nomir kontak di pamflet atau mengirim surel dengan menulis nama lengkap beserta alamat e-mail ke: drakoriain@gmail.com