Pekan Utama OJS Sesi 3, Puslitbit LP2M Buka Klinik Jurnal

Pengelolaan jurnal bereputasi dan berkualitas tentu membutuhkan komitmen pengelolaan yang tinggi. Oleh sebab itu, pengelola jurnal mesti memahami dengan baik hal-hal berikut: struktur dan sistematika penulisan artikel yang baik, proses pengulasan dan penyuntingan sesuai standar yang telah ditetapkan, serta memahami alur dan seluk beluk pemrosesan sebuah artikel ilmiah dari tahap pengiriman hingga ke tahap penerbitan.

Peserta Webinar Pekan Utama OJS Sesi 3

Administrasi OJS demikian masih merupakan materi yang perlu diasah dan dikembangkan oleh masing-masing pengelola jurnal. Menyadari esensi dari hal tersebut, LP2M IAIN Kendari melalui Pusat Penelitian dan Penerbitan (PUSLITBIT) kembali mengajak civitas academica untuk berpartisipasi dalam lanjutan dari serial Webinar Program Peningkatan Mutu Pengelolaan Jurnal OJS (Pekan Utama OJS) Sesi 3 yang mengangkat tajuk Klinik Jurnal: Antara Substansi dan Manajemen dengan menghadirkan Busro, S.Ud., M.Ag. yang merupakan Managing Editor Jurnal Wawasan UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan Fahmi Gunawan, M.Hum. yang merupakan Editor in Chief Jurnal Langkawi IAIN Kendari.

Muhammasd Akbar Haseng, M.Th.I. menjadi moderator pada sesi terakhir dari Serial Webinar Pekan Utama OJS ini.

Webinar yang dimulai tepat pukul 09:30 WITA, hari Kamis (06-08-2020) ini dipandu oleh Muhammad Akbar Haseng, M.Th.I. melalui meeting room aplikasi Zoom. Ketua LP2M IAIN Kendari, Dr. Abdul Kadir, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa sesi terakhir dari Serial Webinar Program Peningkatan Kualitas Mutu Pengelolaan Jurnal OJS atau disingkat Pekan Utama OJS ini bahasannya jauh lebih teknis dibanding sesi-sesi sebelumnya. “Insya Allah pada sesi ini para Pemateri akan mengulik dan membedah beberapa jurnal untuk diinspeksi secara detail sehingga peserta akan mendapatkan ilmu praktis yang bisa dikembangkan untuk peningkatan kualitas jurnal yang dikelolanya,” sahut beliau.

Ketua LP2M IAIN Kendari, Dr. Abdul Kadir, M.Pd., saat sesi berlangsung.

Fahmi Gunawan, M.Hum. yang menjadi pemateri pertama menjelaskan bahwa menjadi pengeloa jurnal memang membutuhkan dedikasi yang tinggi selain niat tulus ikhlas sebab pekerjaan yang dihadapi lumayan berat dan membutuhkan fokus. Bisa dipastikan bahwa kualitas terbitan jurnal terkait itu lahir dari komitmen para pengelola jurnal terhadap kualitas yang telah ditetapkan. Secara khusus, beliau menjelaskan bahwa setengah dari seluruh jumlah poin akreditas jurnal berasal dari substansi artikel yang diterbitkan sehingga pengelola mesti memperhatikan dengan seksama naskah yang masuk ke meja redaksi.

Pemateri pertama, Fahmi Gunawan, M.Hum.

Lanjut dari pembahasan beliau, penilaian akreditasi jurnal merujuk pada beberapa unsur seperti penamaan terbitan berkala ilmiah, kelembagaan penerbit, penyuntingan dan manajemen pengelolaan terbitan, substansi artikel, gaya penulisan, penampilan, keberkalaan, dan penyebarluasan. Unsur substansi artikel dan gaya penulisan lah yang memiliki nilai penilaian paling tinggi dan signifikan dalam penentuan kualitas akumulatif dari manajemen jurnal. Sebagai bahan kajian lanjut dari unsur-unsur tersebut, pemateri membedah beberapa artikel yang diterbitkan oleh jurnal Li Falah untuk ditunjukkan bagian-bagian mana yang dimaksud oleh unsur-unsur penilaian terkait. Selanjutnya, beliau menjelaskan proses navigasi melalui aplikasi Publish or Perish untuk menemukan artikel yang telah dibedah sebagai petunjuk bagaimana menuntun pembaca untuk mencari dan menemukan artikel jurnal tersebut.

Salah satu tampilan slide dari pemateri kedua, Fahmi Gunawan, M.Pd.

Busro, S.Ud., M.Ag. kemudian melanjutkan pembahasan klinik jurnal dengan fokus pada muatan persiapan akreditasi. Secara runut, beliau menjelaskan hal-hal apa saja yang mesti diperhatikan oleh seluruh pengelola jurnal terkait persyaratan jurnal ilmiah sebagaimana yang dituangkan dalam Permenristekdikti Nomor 9 Tahun 2018. Persyaratan tersebut menjadi acuan dalam menentukan peringkat akreditasi yang terbagi ke peringkat 1 hingga peringkat 6 dalam skala angka 1 sampai angka 100. Penilaian terhadap suatu jurnal pun punya masa berlaku berdasarkan kebijakan yang telah ditetapkan dan peringkat yang diperoleh dari penilaian tersebut akan terus diperbaharui secara berkala. Sehingga untuk mengantisipasi hal-hal tersebut, pengelola jurnal juga mesti memahami dengan baik syarat-syarat yang berkaitan dengan pengajuan akreditasi jurnal yang dikelolanya seperti ISSN, Digital Object Identifier (DOI), pencantuman Etika Publikasi, telah terbit paling sedikit 2 tahun secara terus-menerus dan teratur, serta menerbitkan setidaknya 5 (lima) buah artikel dalam suatu terbitan.

Pemateri kedua, Busro, S.Ud., M.Ag. saat memaparkan materi.

Hal-hal tadi kemudian dibahas secara detail oleh pemateri dengan menampilkan indikator dari masing-masing unsur penilaian. Lebih lanjut, penilaian tersebut mesti didukung oleh struktur tampilan dari informasi yang mesti ditunjukkan secara terbuka seperti indeksasi jurnal di platform-platform terkait seperti Google Scholar, DOAJ, atau SINTA. Hal selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah kualifikasi Editor dan Reviewer jurnal. Menurut Busro, baik Dewan Editor maupun Dewan Reviewer idealnya memiliki banyak pengelaman menulis di jurnal internasional agar pengalaman dan pemahamannya menulis dapat diimplementasikan dalam pengelolaan naskah yang masuk ke redaksi jurnalnya. Selanjutnya, pemateri lebih banyak mengulas soalan teknis berkaitan dengan manajemen jurnal termasuk pembagian tugas dan tanggungjawab serta perangkat dan fasilitas yang bisa dipakai untuk memuluskan perjalanan suatu naskah mulai dari pengusulan, distribusi ke reviewer, proses ulasan, hingga pada proses penerbitan.

Salah satu tampilan slide oleh pemateri kedua, Busro, S.Ud., M.Ag.

Bagi peserta yang ingin mendalami materi yang telah disampaikan oleh pemateri dapat mengunduh berkas presentasi masing-masing di tautan-tautan berikut:

Slide materi Pak Fahmi Gunawan, M.Hum.

Slide materi Pak Busro, S.Ud., M.Ag.

Webinar sesi 3 yang merupakan sesi akhir dari rangkaian Webinar Program Peningkatan Mutu Tata Kelola Manajemen Jurnal OJS (Pekan Utama OJS) menyediakan E-Sertifikat bagi peserta webinar yang telah melakukan pendaftaran dan mengisi Daftar Hadir pada saat sesi webinar berlangsung. E-Sertifikat tersebut dikirimkan ke alamat e-mail masing-masing peserta atau dapat dicek di folder Google Drive pada tautan berikut:

E-Sertifikat Pekan Utama OJS Sesi 3