Workshop Penelitian LP2M Hari Pertama Bahas Paradigma Metode Penelitian

Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat merupakan ruh dari Dharma Perguruan Tinggi. Urgensi dari kedua hal tersebut selalu mengundang perhatian kalangan akademisi terutama di tengah desakan publik terhadap kontribusi Perguruan Tinggi di masyarakat. LP2M melalui Workshop Penguatan Kapasitas Penelitian yang dibuka secara resmi oleh Rektor IAIN Kendari, Prof. Dr. Faizah Binti Awad M.Pd., siang tadi berupaya menjawab tantangan tersebut.

Acara pembukaan workshop oleh Rektor IAIN Kendari

Beragam upaya telah ditempuh oleh LP2M untuk meningkatkan kompetensi peneliti di lingkup IAIN Kendari. Salah satunya dengan merutinkan pelatihan baikĀ  di tingkat awal maupun lanjutan dengan mengundang pakar yang sudah punya nama besar di kancah penelitian dan publikasi. Ketua LP2M, Dr. Abdul Kadir, M.Pd., menyebutkan bahwa seminar dan workshop yang diinisiasi oleh lembaga yang dipimpinnya selalu dalam upaya mainstreaming tradisi penelitian dan riset berbasis pengabdian.

Dr. Husain Insawan M.Ag. saat membawakan materi.

Dr. Husain Insawan, M.Ag. yang menjadi pembicara pertama dalam kegiatan ini menyinggung isu-isu aktual tentang riset Litapdimas. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor I IAIN Kendari Bidang Akademik ini menjelaskan kebijakan-kebijakan penelitian yang diambil Litapdimas untuk meningkatkan kualitas riset nasional di lingkup Kementerian Agama. Beliau mengingatkan para peneliti muda untuk mengaktualisasikan penelitiannya ke dalam rumusan pembelajaran sehingga manfaatnya lebih besar.

Dr. Aris Badara memaparkan pentingnya peneliti merancang roadmap penelitian

Selanjutnya, Dr. Aris Badara, M.Pd., lebih menekankan pada bahasan Roadmap Penelitian dan Publikasi pada kesempatan beliau sebagai pemateri kedua. Peneliti dituntut untuk membangun roadmap penelitian sebagai langkah awal memulai karir sebagai peneliti. Sebab tanpa alur perencanaan yang jelas, karir peneliti bisa terhambat dan kajiannya pun tidak akan menghasilkan apa-apa. Selain itu, peneliti harus menargetkan publikasi untuk mendapatkan rekognisi baik di antara sesama profesional maupun publik secara umum.

Prof. Anwar membawakan materi dalam format diskusi terbuka.

Materi berlanjut selepas shalat Isya dan disampaikan oleh Prof. Dr. Anwar Hafid, M.Pd. Guru besar di bidang pendidikan ini membahas penelitian dalam paradigma kualitatif. Beliau mengibaratkan proses peramuan data kualitatif dengan tradisi periwayatan hadits. Aspek-aspek kualitatif seperti kualitas kepribadian hingga struktur ucapan menjadi penentu simpulan temuan penelitian. Oleh sebab itu, penelitian kualitatif sering dianggap penelitian interpretatif karena memberikan ruang yang lebar bagi asumsi.

Para peserta kegiatan tetap antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan

Ketiga narasumber yang berbicara di hari pertama Workshop Penguatan Kapasitas Penelitian LP2M menekankan perlunya perencanaan penelitian yang matang. Selain itu, kualitas data juga perlu diuji secara berkala dengan mempertimbangkan masa berlaku atau trennya. Namun secara umum, penelitian memerlukan kesungguhan peneliti untuk fokus pada target jangka panjang dan menganggap serius karir penelitiannya.

Salah seorang peserta kegiatan saat sesi diskusi terbuka

Workshop Penguatan Kapasitas Penelitian LP2M dibuka secara resmi oleh Rektor IAIN Kendari dan berlanjut dengan pemaparan materi hingga pukul 22:00 WITA. Kegiatan ini direncanakan berlanjut hingga dua hari ke depan. Agenda esok, Sabtu (28/11), akan dilanjutkan  dengan penguatan paradigma metode penelitian yang akan dibawakan oleh Prof. Dr. Saleh Tajuddin, MA.