Tingkatkan Kapasitas Penelitian Dosen, LP2M Gelar Workshop Penguatan Kajian dan Metode Riset

Tingkatkan Kapasitas Penelitian Dosen, LP2M Gelar Workshop Penguatan Kajian dan Metode Riset

LP2M IAIN Kendari menggelar Workshop Penguatan Kajian dan Metode Riset dengan menghadirkan 2 pakar riset yaitu Prof. Dr. M. Alie Humaedi M. Hum. Kepala Pusat Riset Kesejahteraan Sosial, Desa dan Konektivitas Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Dr. Iklilah Muzayyanah Dini Fajriyah, M.Si. Kepala Pusat Riset Gender Universitas Indonesia. Kedua narasumber diyakini dapat memberikan motivasi dan informasi mutakhir terkait metode dan etika riset untuk mengembangkan potensi penelitian dosen IAIN Kendari, termasuk mendampingi penyusunan mini proposal riset yang berkualitas dan siap bersaing dalam berbagai event baik nasional maupun internasional. Workshop berlangsung selama 2 hari, Sabtu-Ahad 23-24 Juli 2022 di Aula Perpustakaan IAIN Kendari menghadirkan 50 peserta yang terdiri dari 48 dosen internal dan 2 dosen eksternal.

Dr. H. Herman mewakili rektor membuka kegiatan workshop dalam sambutannya memberikan motivasi bahwa kegiatan riset tidak sekadar tuntutan tridharma sejatinya merupakan implementasi dari tuntunan al-Qur’an. “Oleh karena itu, penelitian harus dilakukan secara serius dan profesional karena bagian dari ibadah dan kepentingan kemaslahatan umat manusia” pungkasnya. Sekertaris LP2M, Dr. Samrin, M.Pd. yang mewakili ketua LP2M beserta seluruh Kepala Pusat yang hadir dalam acara pembukaan menyampaikan harapan bahwa peserta dapat memaksimalkan workshop menghasilkan proposal yang berkualitas.

Mengawali materi pertama, Prof. Alie memotivasi para peserta dengan menceritakan pengalaman dan kesuksesan karirnya sebagai seorang guru besar berpangkat IVe yang merupakan capaian tertinggi dalam karir akademik. Beliau secara khusus membagikan trik mendapatkan beasiswa studi dalam dan luar negeri, sejumlah funding penelitian berskala nasional dan internasional, serta publikasi bereputasi yang melimpah. Prof. Alie lantas melanjutkan materi tentang penelitian secara konseptual yaitu landasan dan paradigma penelitian, baik kualitatif, kuantitatif, maupun mix-method. Dr. Iklilah secara lebih khusus menjelaskan tentang penelitian kualitatif, teknik dan prosedur peneltiian, identifikasi masalah, merumuskan pertanyaan dan tujuan penelitian. Workshop hari pertama diakhiri dengan materi terkait penyusunan mini proposal yang disusul dengan praktik penyusunan oleh para peserta serta evaluasi dan koreksi oleh kedua narasumber. Di hari kedua, workshop difokuskan pada penelitian kuantitatif dan mix-method serta etika penelitian. Sebagai salah seorang pejabat BRIN, Prof. Alie juga menyinggung tentang peluang pengajuan funding penelitian di BRIN yang diharapkan dapat diikuti oleh dosen IAIN Kendari. Mengakhiri rangkaian materi, kedua narasumber mengupas beberapa mini proposal dan memberikan apresiasi dan rekomendasi kepada peserta yang berpotensi besar mendapatkan memenangkan proyek penelitian dari BRIN.

Para peserta mengaku mendapatkan banyak informasi dan ilmu baru dari workhsop dan berharap bahwa kedua narasumber dapat terus berbagi ilmu penelitian di masa mendatang. Kepala Pusat Penelitian dan Penerbitan menyampaikan pesan agar keduanya berkenan mendampingi peserta dalam penyusunan proposal selanjutnya. “Pak Prof dan Ibu Iklilah mohon tidak keberatan dan berkenan merespon jika ada teman-teman IAIN Kendari yang meminta petunjuk melalui chat Whatsapp nantinya” pungkas Dr. Imelda. “Para peserta tentu diharapkan dapat menghasilkan proposal berkualitas setelah mengikuti workshop” ungkap Dr.Imelda menutup rangkaian workshop.