Kendari, 02 Desember 2024 – Kepala Pusat Penelitian dan Penerbitan (Kapuslitpen) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Kendari, Dr. Fahmi Gunawan, M.Hum., kembali mencatatkan kiprah internasional dengan menjadi pembicara pada acara bergengsi Research and Innovation Week 2024 yang diselenggarakan oleh Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA), Malaysia. Kegiatan ini berlangsung pada 2 Desember 2024 di Malaysia, dengan menghadirkan para pakar dari berbagai negara untuk mendiskusikan perkembangan dan inovasi di dunia penelitian.
Dalam forum tersebut, Dr. Fahmi Gunawan diundang untuk membawakan topik “Navigating the Future in the World of AI: Emerging Trends and Challenges in Language & Communication Research & Innovation.” Sebagai seorang akademisi yang berpengalaman di bidang penelitian bahasa dan komunikasi, Dr. Fahmi mengupas berbagai tantangan dan peluang di era kecerdasan buatan (AI) dalam konteks penelitian bahasa dan inovasi komunikasi.
Dalam paparannya, Dr. Fahmi menjelaskan bahwa perkembangan AI telah membuka cakrawala baru dalam penelitian bahasa, termasuk dalam penerapan teknologi untuk memahami pola komunikasi manusia yang lebih kompleks. Ia juga menyoroti tantangan etis dan teknis yang harus dihadapi oleh para peneliti, seperti bias algoritma, privasi data, serta keberlanjutan teknologi dalam konteks masyarakat global yang semakin terhubung.
“Kecerdasan buatan telah memberikan peluang besar bagi dunia penelitian, khususnya dalam memahami dinamika komunikasi manusia. Namun, penting bagi kita untuk tetap mengedepankan pendekatan yang etis, inklusif, dan berkelanjutan agar inovasi yang dihasilkan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat luas,” ujar Dr. Fahmi di hadapan audiens internasional.
Acara Research and Innovation Week 2024 menjadi momen penting untuk mempererat kerja sama akademik antara Indonesia dan Malaysia, serta meningkatkan reputasi IAIN Kendari di kancah internasional. Kehadiran Dr. Fahmi Gunawan sebagai narasumber tidak hanya membawa nama baik institusi, tetapi juga menunjukkan komitmen IAIN Kendari dalam berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan global.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh akademisi, peneliti, dan mahasiswa dari berbagai negara, menjadikannya sebagai platform strategis untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan ide-ide inovatif dalam berbagai disiplin ilmu. Kolaborasi lintas negara seperti ini diharapkan dapat memperkuat hubungan bilateral antara institusi pendidikan di Indonesia dan Malaysia.
Selain memberikan pemaparan, Dr. Fahmi juga aktif terlibat dalam sesi diskusi panel bersama narasumber lain yang berasal dari berbagai institusi ternama. Diskusi tersebut membahas lebih dalam tentang dampak revolusi teknologi AI terhadap berbagai sektor, terutama pendidikan dan penelitian. Kehadiran Dr. Fahmi sebagai perwakilan dari IAIN Kendari memberikan perspektif unik yang mengangkat kearifan lokal Indonesia dalam menghadapi tantangan global.
Dr. Fahmi juga menggunakan kesempatan ini untuk memperkenalkan berbagai inisiatif penelitian yang sedang dikembangkan oleh LP2M IAIN Kendari, termasuk program-program yang bertujuan untuk mendukung penelitian lintas disiplin. Salah satu yang menjadi perhatian adalah upayanya dalam mengintegrasikan teknologi berbasis AI ke dalam penelitian bahasa dan komunikasi yang relevan dengan konteks budaya dan sosial Indonesia.
Di sela-sela acara, Dr. Fahmi menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti Research and Innovation Week dapat terus menjadi wadah untuk bertukar gagasan serta membangun jejaring internasional yang kuat. “Saya berharap kerja sama yang terjalin dari forum ini dapat menghasilkan kolaborasi konkret, baik dalam penelitian bersama maupun pengembangan inovasi yang berdampak luas,” ungkapnya.
Partisipasi aktif Dr. Fahmi Gunawan dalam forum internasional ini tidak hanya memperkuat posisi IAIN Kendari di mata dunia, tetapi juga menjadi motivasi bagi para akademisi dan mahasiswa di Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas penelitian dan inovasi. Sebagai akademisi yang telah menghasilkan berbagai karya ilmiah, Dr. Fahmi menunjukkan bahwa IAIN Kendari memiliki potensi besar untuk bersaing dan berkontribusi di tingkat global.
Dengan keberhasilan ini, IAIN Kendari diharapkan dapat terus mendorong partisipasi dosen dan penelitinya dalam berbagai ajang internasional, menjadikan institusi ini sebagai salah satu pusat unggulan dalam penelitian dan pengembangan ilmu di Indonesia. Adapun Research and Innovation Week 2024 menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas batas negara mampu memberikan dampak yang signifikan dalam menjawab tantangan dan peluang di masa depan.