Luncurkan Modul Islamic Parenting Berperspektif Gender, PSGA Gelar Diskusi Terbuka

Sebagai tindak lanjut kegiatan Focus Group Discussion (FGD) PSGA LPPM IAIN Kendari mengenai Penyusunan Modul Islamic Parenting Education Berperspektif Gender pada tanggal 3 hingga 4 Agustus lalu, hari ini, Sabtu tanggal 9 November 2019, Modul tersebut secara resmi diluncurkan.

Rektor IAIN Kendari, Ketua LPPM, Kepala PSGA, dan Para Pembahas di acara launching modul PSGA

Kegiatan yang dilaksanakan si Aula Perpustakaan IAIN Kendari ini dihadiri oleh beberapa Dosen dan pemerhati yang menaruh minat dan perhatian pada kajian-kajian gender. Rektor IAIN Kendari, Prof. Dr. Faizah Binti Awad, M.Pd., membuka kegiatan tersebut sekaligus menyampaikan harapan besar beliau terhadap produk yang baru saja diluncurkan ini.

Rektor IAIN Kendari saat berdiskusi dengan para peserta kegiatan.

Beliau juga meluangkan waktu untuk berbagi ide dengan paea peserta terkait konsep pengasuhan dengan pendekatan psikologi positif. Ketua LPPM, Dr. Abdul Kadir, M.Pd., juga turut memeriahkan diskusi melalui bahasan pola kerjasama ayah dan ibu dalam mendidik anak. Sedangkan di bagian akhir diskusi, Pak Abdul Halim, M.TESOL. juga membawakan materi tentang strategi mendidik yang responsif gender.

Para pesetta kegiatan launching dan diskusi modul PSGA.

Menariknya, kegiatan ini juga menghadirkan pembahas yang mengulik isi modul secara komprehensif. Dalam kesempatan tersebut, tiga pembahas yakni Dr. Muh. Saleh, M.Pd., Dr. Hj. Asni, M.HI., dan Dr. H. Ahmad Lc.,M.Th.I. semakin membuat diskusi menarik untuk diikuti.

Para pembahas saat mengulik modul Islamic Parenting.

Modul Islamic Parenting Berperspektif Gender ini merupakan buah karya dari keseriusan Pusat Studi Gender dan Anak yang digawangi Ibu Sitti Aisyah Mu’min, S.Ag.,M.Pd.Karya ini sudah dipersiapkan sejak lama dan Alhamdulillah dengan kerja keras akhirnya dapat diwujudkan,” tandas beliau.

Peserta yang juga telaten dan tekun mengulik isi modul PSGA yang sedang didiskusikan.
Foto bersama pemateri, pembahas, dan para peserta.

Kegiatan ini berlangsung hingga pukul 13.00 dan para peserta juga tampak antusias ikut serta dalam diskusi dengan mengajukan pertanyaan serta memberikan masukan terhadap salah satu karya yang diharap mampu menjadi ikon keseriusan IAIN Kendari memainstreamkan wacana gender di masyarakat.